Sabtu, 01 Desember 2012

Selamat datang di kurikulum baru

Perkembangan kurikulum di negeri ini sangat dinantikan oleh semua elemen pendidikan yang ada di negeri ini. Hal ini menunjukkan betapa besar perhatian semua pihak terhadap kehadiran kurikulum yang lebih baru. Jangan sampai kehadiran kurikulum yang baru ini membuat semua orang kecewa. kalau kita lihat draf presentasi kurikulum baru, belum bisa mengakomodir semua pihak. Di sana belum ada kejelasan posisi bimbingan dan konseling, akan di tempatkan dimana posisi bimbingan dan konseling di sekolah? oleh karena itu saya secara pribadi menyampaikan kepada semua yang berwenang agar posisi atau keberadaan bimbingan dan konseling diperjelas pada kurikulum terbaru. Selamat datang kurikulum baru semoga pendidikan di negeri ini lebih berkualitas dan berani bersaing dengan negara lain.

Rabu, 02 Mei 2012

Bagaimana caranya agar nilai rapor mata pelajaran di sekolah hasilnya baik dan bagus ?

Bagaimana caranya agar nilai rapor mata pelajaran di sekolah hasilnya baik dan bagus sehingga syukur-syukur bisa menjadi juara kelas ? Ikuti tips di bawah ini yang didasarkan pada sebuah pengalaman nyata bertahun-tahun dari berbagai sumber. Perlu untuk digaris-bawahi, tak dibutuhkan otak yang pintar atau jenius untuk mendapatkan nilai yang bagus di sekolah ataupun untuk menjadi seorang juara kelas. Seseorang yang kemampuan otaknya biasa-biasa saja akan bisa memperoleh hasil yang bagus asalkan ia memiliki niat, kemauan, maupun sikap yang tepat dalam mewujudkan ambisinya.
  1. Senangi dulu pelajaran yang diharapkan nilainya bagus. Tanpa menyenangi pelajaran tersebut, maka hasil yang diperoleh melalui belajar tidak akan maksimal. Paling tidak, jangan sampai membenci pelajarannya. Hal ini karena akan tidak mungkin seseorang bisa betah lama-lama belajar materi suatu mata pelajaran yang dibencinya, apalagi untuk memahaminya. Untuk menjadi seorang juara kelas lebih besar lagi tuntutannya karena ia harus bisa menyenangi hampir semua pelajaran di sekolah atau dengan kata lain tidak ada membenci suatu jenis pelajaran.
  2. Jangan membenci guru mata pelajaran. Jika sampai kita membenci suatu guru, maka bagaimana mungkin hasil terbaik bisa diperoleh dalam memahami pelajaran yang jelas-jelas diajarkan atau disampikan oleh guru tersebut ? Tidak begitu menyukai barangkali tidak masalah, tapi jangan sampai membekas kebencian dan ketidaksukaan tersebut di hati. Usahakan minimal bersikap netral jika memang tak bisa menyukai seorang guru. 
  3. Pasang tekad dan niat yang besar untuk mendapatkan hasil / nilai yang bagus, dengan tentunya menyiapkan diri untuk mau dan mampu bersungguh-sungguh dan serius dalam dalam belajar, baik di sekolah ketika jam mata pelajaran berlangsung ataupun ketika di luar jam pelajaran sekolah (seperti di rumah, kursus, ketika belajar kelompok, perpustakaan, dan sebagainya).
  4. Milikilah rasa ingin tahu yang besar, karena hanya orang-orang yang memiliki rasa ingin tahu yang besar dalam banyak hal lah yang akan selalu senang dalam belajar, dan selalu ingin mempelajari dan memahami hal-hal baru dan banyak hal yang ia temui. Rasa ingin tahu yang besar juga bisa menghilangkan rasa tak suka pada suatu materi pelajaran, atau rasa tak suka pada suatu guru mata pelajaran.
  5. Manfaatkan dengan maksimal jam pelajaran di sekolah dengan serius mendengarkan penjelasan guru sambil mencatat beberapa keterangan dan informasi yang perlu sehingga bisa dibaca dan dipelajari ulang di lain waktu. Konsentrasikan pikiran semata-mata hanya untuk mendengarkan guru tersebut. Selain itu jangan hanya bersikap pasif hanya mendengarkan dan mencatat,tapi di saat yang bersamaan gunakanlah pikiran anda untuk memahami, berpikir dan bersikap kritis terhadap keterangan guru tersebut. Dengan bersikap aktif mendengarkan sekaligus berpikir untuk berusaha memahaminya maka artinya materi inti yang disampaikan oleh guru telah masuk di kepala anda tanpa perlu untuk bersusah payah memahaminya kelak di luar jam pelajaran sekolah apalagi ketika menghadapi masa ujian. Ketika seorang muridberkonsentrasi penuh mendengarkan penjelasan guru sekaligus berpikir maka selain ia akan memahami banyak materi tanpa susah-susah untuk belajar ulang di kemudian hari, ia juga akan bisa menemukan hal-hal yang tidak ia mengerti seketika itu juga. Maka janganlah ragu untuk bertanya seketika itu pada guru juga dengan terlebih dahulu mengangkat tangan.
  6. Terkait dengan teknik mencatat ketika guru memberikan penjelasan, maka latihlah selalu kemampuan untuk menulis sambil mendengarkan penjelasan. Ada orang yang bisa menulis dengan cepat nyaris semua keterangan dari guru, tapi jika anda bisa menangkap hal-hal yang penting dan perlu maka sebenarnya itu sudah cukup. Tak perlu khawatir tentang tulisan yang berantakan dalam hal ini, karena yang paling penting adalah anda bisa memahami penjelasan guru dan menulis hal-hal yang penting yang tentunya tulisan tersebut masih bisa anda mengerti dan baca nantinya. Anda akan selalu bisa merapikan kembali tulisan tersebut setelah jam pulang sekolah.
Terkadang penjelasan yang disampaikan guru semuanya atau sebagiannya ada dalam buku pelajaran. Oleh karena itu disarankan untuk bisa membaca materi pada buku pelajaran tersebut terlebih dahulu sebelum guru menjelaskannya di sekolah. Selain hal ini membantu untuk memahami penjelasan yang disampaikan guru, anda juga akan terbebas dari menulis hal yang sama dengan yang telah ada dalam buku pelajaran. Kemudian tentunya, jangan lupa untuk kembali membaca buku pelajaran tersebut sepulang sekolah untuk bisa menghubungkannya dengan apa yang telah dijelaskan oleh guru di sekolah. Latihlah diri untuk berpikir aktif dan bersikap kritis ketika belajar seorang diri, baik waktu membaca materi pelajaran yang baru, maupun dalam mengulang kembali apa yang telah didapat di sekolah. Belajar atau membacalah dengan tujuan untuk memahami, jangan hanya sekedar belajar dan membaca semata-mata karena waktunya belajar. Anda bisa bertanya sendiri ketika belajar dengan menggunakan kata-kata kenapa seperti ini, apa hubungannya dengan materi yang lain, untuk apa tujuannya, bagaimana caranya, siapa, dimana, kapan, dan sebagainya, intinyagunakan rasa ingin tahu anda. Hal ini juga tergolong efektif dalam memudahkan menghapal terutama bagi orang-orang yang tipenya menghapal dengan terlebih dahulu memahami materi yang dihapal (catatan : ada juga yang bisa menghapal tanpa terlebih dahulu memahami materinya). Kerjakan semua tugas atau PR dari guru / sekolah dengan sebaik-baiknya. Mengerjakan PR baik yang berupa menjawab pertanyaan, menyelesaikan soal-soal yang diberikan, meringkas, dan sebagainya juga membantu anda dalam memahami materi yang diajarkan, dan juga bisa dijadikan sarana evaluasi diri sejauh mana pemahaman kita akan materi yang telah diajarkan di sekolah. Bersedia untuk meluangkan waktu yang cukup untuk belajar di rumah. Semakin sering dan lama anda belajar tentu akan lebih baik. Akan tetapi tentunya juga percuma jika belajar lama tapi tak efektif. Ketika diri merasa bosan, capek, dan letih, tak ada salahnya untuk istirahat sejenak. Mengambil waktu jeda beberapa menit untuk beristirahat setelah setengah jam belajar bisa dijadikan sebuah alternatif. Menghabiskan banyak waktu untuk belajar juga jangan diartikan sampai mengorbankan waktu untuk hal-hal penting lainnya seperti berkumpul dengan keluarga, sosialisasi dengan teman, dan sebagainya. Akan tetapi aturlah waktu anda sedemikian rupa sehingga tercipta sebuah keseimbangan dan keharmonisan dalam hidup (tentunya jangan terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bermain jika ingin mendapatkan hasil belajar yang maksimal). Menyangkut poin di atas, hal itu tak terlepas dari kedisiplinan waktu. Disiplin itu mutlak perlu untuk sebuah kesuksesan hidup di bidang apa pun. Seorang pelajar yang baik tentunya harus bisa mengatur jadwal kesehariannya dengan baik, dengan memilah hal-hal yang penting dari yang tak penting, hal yang mendesak dan yang tak mendesak, dengan berdasarkan pada tujuan yang ingin ia capai. Tentunya mengatur waktu juga tak mengabaikan hal-hal dasar yang dibutuhkan manusia seperti waktu dengan keluarga, dan melakukan kegiatan positif bersama teman-teman.
Jangan pernah menyerah dan putus asa. Hal-hal yang belum dan susah dimengerti adalah hal yang wajar. Bahkan kehidupan itu sendiri memang penuh dengan permasalahan. Sikapilah dengan bijak kesulitan yang anda alami. Anda bisa bertanya pada guru, teman, atau mencari sumber referensi baik dari buku maupun dari internet saat ini. Apalagi jika anda belajar dengan teratur jauh-jauh hari sebelum ujian, maka masih ada banyak waktu yang tersedia untuk mencari informasi dan bertanya. Jika anda terus berusaha tanpa putus asa, hal yang susah dimengerti lama kelamaan akan bisa dipahami.
Untuk materi hapalan, maka aturlah waktu anda semenjak jauh-jauh hari untuk menghapalkannya dengan teratur sehingga anda siap di waktu yang dibutuhkan (waktu ujian).
Jika anda sudah berdisiplin dalam memanfaatkan waktu, dan belajar dengan teratur dan cukup tiap hari, maka anda tak akan perlu panik ketika menghadapi ujian dengan melakukan metode belajar kebut semalam. Ini dikarena materi pelajaran sudah melekat di kepala anda semenjak jauh-jauh hari sebelumnya. Anda tinggal mengulang kembali melihat catatan-catatan yang ada untuk memastikan ada hal yang masih tertinggal yang belum begitu dipelajari dengan baik sebelum ujian.
Jaga kesehatan dan kebugaran tubuh selama belajar. Tanpa tubuh yang segar dan sehat, maka anda tak akan bisa belajar dengan baik dan maksimal. Makanlah yang cukup, termasuk tentunya sebelum berangkat ke sekolah. Ketika belajar lama di rumah jangan sampai anda melupakan waktu makan. Beristirahat di waktu malam juga harus cukup waktunya, dan hindari begadang sampai tengah malam. Jangan lupakan berolahraga, karena dengan olahraga peredaran darah dalam tubuh termasuk ke otak akan lancar, dan tubuh menjadi segar sehingga lebih mudah menyerap pelajaran di sekolah. Kemudian anda juga bisa melakukan hobi-hobi positif yang membuat jiwa dan pikiran anda senang lainnya, tentunya dengan berdisiplin waktu.
Jangan lupa selalu berdoa dan mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasauntuk diberi kemudahan dalam belajar, dan tercapai cita-cita yang diharapkan.
Catatan tambahan untuk menjadi seorang juara kelas : memiliki ambisi untuk mengalahkan teman yang lain dalam hal nilai pelajaran adalah sebuah hal yang bagus. Karena hanya dengan ambisi lah seseorang bisa memperoleh sesuatu yang besar. Akan tetapi ada hal yang jauh lebih bagus daripada ambisi untuk semata-mata mengalahkan orang lain, yakni ambisi untuk selalu melakukan hal terbaik yang kita bisa, ambisi untuk selalu menyempurnakan diri kita sendiri. Sebuah ambisi yang memfokuskan atau memberi target pada diri sendiri tanpa terlalu berpikir banyak menyangkut orang lain ini memiliki banyak kelebihan daripada ambisi sekedar mengalahkan orang lain, di antaranya adalah tidak menimbulkan rasa sakit hati dan iri pada orang lain yang kebetulan saat ini lebih sukses dari kita. Selain itu, hanya memfokuskan diri melihat orang lain hanya akan membuat badan dan pikiran capek, akibatnya daya tahan pun akan sebentar dan akan ada masanya ambisi menjadi juara itu akan menurun, sehingga kestabilan prestasi tak bisa dipertahankan. Sebaliknya, hanya fokus pada diri sendiri tanpa melihat orang lain dengan memberi target tertinggi pada diri pribadi dan selalu mengarah pada kesempurnaan diri dari waktu ke waktu (walau pastinya kesempurnaan tak akan pernah dicapai) akan menjadikan hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan, dan membuat anda selalu berada dalam level tertinggi dalam segala hal, termasuk menyangkut prestasi dalam kelas. Hal ini akan bertahan lama, kalau boleh diistilahkan : tak akan lekang oleh zaman dan tak akan lapuk oleh hujan. Prinsip seperti ini terbukti telah menjadikan seseorang (kisah nyata) berprestasi, mampu menjadi juara kelas, bahkan juara umum dalam jangka panjang semenjak sekolah dasar hingga perguruan tinggi dalam level tertinggi (selalu kelas unggulan, sekolah terbaik), walaupun di sekelilingnya banyak orang-orang yang lebih jenius. Orang seperti ini pun juga akan tetap disukai oleh semua teman-temannya karena ia akan tetap mau berbagi, dan tak akan khawatir jika orang lain mendapatkan hasil yang baik, semata-mata karena ia tak mau memikirkan kedudukan orang lain tapi memfokuskan diri pada peningkatan kemampuan diri dalam level terbaiknya.

Minggu, 15 Januari 2012

CARA MEMOTIVASI DIRI

Apakah Anda merasa kesulitan untuk mencapai tujuan hidup Anda, bahkan saat Anda tahu tujuan itu sangat berharga? Mungkin Anda sudah mencoba mendorong diri sendiri untuk maju dengan segala daya upaya, tetapi belum tercapai pula.


Alih-alih menggunakan kekuatan keinginan, Anda butuh motivasi dari diri sendiri. Dengan begitu, Anda tidak akan kehabisan energi dan Anda mungkin akan merasa menikmati kehidupan dengan lebih baik lagi.

Berikut adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk memotivasi diri sendiri:

Sisihkan waktu untuk hal yang Anda sukai
Jika Anda bisa memilih hal-hal yang Anda akan lakukan, entah itu pekerjaan yang akan Anda lakukan atau jurusan yang akan Anda ambil di perguruan tinggi, pilihlah sesuatu yang akan Anda sukai dan nikmati. Dengan memilih pekerjaan yang memberi gaji lebih tinggi atau sebuah jurusan yang terdengar lebih bergengsi tidak akan membuat Anda termotivasi.

Bahkan saat Anda mengerjakan pekerjaan yang Anda benci, mungkin Anda masih bisa mengendalikan pekerjaan tersebut. Bisakah Anda meminta untuk dilibatkan dalam proyek baru yang lebih menarik? Bisakah Anda bekerja sukarela untuk membantu manajer Anda dengan sebuah proyek?

Berbangga dengan pekerjaan yang dijalani
Sebagian kegiatan mungkin terlihat sia-sia. Mungkin Anda hanya satu bagian kecil dalam pekerjaan yang besar dan sulit bagi orang untuk mengetahui apakah hasil kerja kita signifikan atau tidak. Namun kenyataannya hal itu membuat perbedaan, perusahaan Anda mungkin tidak akan merekrut Anda dahulu jika keberadaan Anda tidka diperlukan.

Lebih mudah untuk memotivasi diri sendiri saat kita bangga dengan apa yang kita kerjakan dan Anda melakukannya dengan kemampuan terbaik Anda. Apakah Anda membersihkan rumah atau berhadapan dengan pelanggan, Anda bisa secara sadar memutuskan untuk melakukan yang terbaik.

Pikirkan hasilnya
Dalam dunia yang ideal, setiap pekerjaan adalah imbalan itu sendiri. Tentu saja, hal itu tidak selalu terjadi. Anda mungkin memiliki banyak sekali pekerjaan di daftar Anda yang kurang menarik atau mengasyikkan tetapi Anda menginginkan untuk tetap melakukannya karena pekerjaan-pekerjaan itulah yang akan membawa Anda lebih dekat dengan tujuan Anda.

Mencoba berfokus pada hasilnya akan membuat kita lebih bersemangat. Misalnya saat Anda kesulitan mengerjakan skripsi, Anda bisa membayangkan kebahagiaan yang terbersit di wajah orang tua saat kita bisa lulus dan Mandirisetelahnya. Atau bayangkan uang yang Anda sudah tabung selama sekian lama bekerja bisa Anda gunakan untuk membeli sesuatu yang diidam-idamkan, seperti rumah, kendaraan atau tidak hanya berbentuk benda tetapi bisa berupa kepuasan abstrak seperti bertamasya, melancong ke tempat baru bersama keluarga dan orang yang dicintai.


Berhati-hati dengan penggunaan imbalan Anda
Sebagian orang memotivasi diri dengan imbalan: “Setelah aku menyelesaikan laporan ini, aku akan menghadiahi diri dengan sebatang coklat”. Hal ini bisa membantu jika Anda harus mendorong diri untuk menyelesaikan tugas tetapi jika Anda melakukannya terlalu sering, Anda akan bergantung pada imbalan daripada motivasi alami Anda.

Berpikirlah tentang imbalan yang ada dalam pekerjaan itu sendiri: “Setelah aku menyelesaikan laporan ini, aku merasa lebih lega” atau “Menyesaikan laporan ini akan membahagiakan orang yang membacanya.” Daripada memandang pekerjaan sebagai kumpulan beban di agenda harian kita, mengapa tidak memikirkan tentang dampak nyatanya pada Anda dan orang lain?

Pelajari sesuatu yang baru
Kita semua adalah pelajar alami. Itulah bagaimana manusia bertahan hidup. “Belajar” tidak hanya bagi anak kecil dan siswa di sekolah. Belajar adalah sesuatu yang kita selalu lakukan sepanjang hayat. Jika Anda pernah berjuang untuk merancang sebuah software baru dan menemui momen inspiratif, Anda akan tahu betapa mengasyikkannya bisa terus belajar sesuatu yang baru.

Jika ada area spesifik dalam kehidupan yang membuat kita kurang termotivasi, itu lebih karena kita tidak percaya diri dalam melakukannya. Mungkin Anda membenci memasak, menulis, berolahraga atau pekerjaan lain karena Anda tahu Anda berjuang keras melakukannya dengan baik.Bersabarlah dalam belajar dan itu bisa membuat mtovasi lebih tinggi.

Tetap termotivasi saat bekerja
Anda mungkin termotivasi memulai pekerjaan baru tetapi jika perhatian Anda buyar setelah 5 menit, Anda akan berjuang untuk menjaga keberadaan motivasi itu. Setiap waktu Anda beralih ke hal lain (seperti Facebook atau ponsel Anda), Anda sedang mengganggu konsentrasi diri sendiri.

Tetap fokus pada satu hal di satu waktu bahkan jika itu berarti Anda harus memutuskan koneksi Internet dan memblokir situs yang mengganggu konsentrasi. Jika Anda terus menunda untuk memulai, itu akan memberi kesan bahwa pekerjaan itu akan menghantui Anda selamanya. (*/Akhlis)

INFORMASI SEKOLAH

AGENDA SEKOLAH KHUSUS UNTUK KELAS XII IPA/IPS SMA PGRI 1 PATI TAHUN 2012

NO

HARI/TANGGAL

KEGIATAN

KETERANGAN

1

13 – 15 Februari 2012

Uji Coba Ujian Nasional

Interen SMA PGRI 1 Pati

2

12 – 14 Maret 2012

Uji Coba Ujian Nasional

MKKS

3

15 – 24 Maret 2012

Ujian Praktik

SMA PGRI 1 Pati

4

26 – 31 Maret 2012

Ujian Sekolah

SMA PGRI 1 Pati

5

16 – 19 April 2012

Ujian Nasional

SMA PGRI 1 Pati

Kamis, 12 Januari 2012

RENUNGAN

Bentuk Alam Semesta


Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 hal. 60 ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda :

“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah.

Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?”

Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.”

Saya tanya : “Bagaimana besarnya?”

Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”


Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuk laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang-orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk.

Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah). Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.

Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAP akurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bak rama-rama yang hidup di tengah-tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja.

Dan Allah telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam surah An Naml ayat 87 :

“Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”


Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Pada sambungan hadits di atas ada sedikit preview tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.

“Pada saat tergoncangnya bumi, manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, yang menyusui lupa pada bayinya, anak-anak jadi beruban dan setan-setan berlarian.”

Ada sebuah pertanyaan yang menggelitik, jika terompetnya saja sebesar itu, lalu sebesar apa si peniupnya dan lebih dashsyat lagi, bagaimana dengan Sang Penciptanya? Allahu Akbar!

Wallahu a'lam Bisshowaf.

Rabu, 11 Januari 2012

DATA PESERTA TRY OUT SNMPTN SISWA SMA PGRI 1 PATI TH 2012

LAPORAN PESRTA TRY OUT SNMPTN TAHUN 2012

SISWA SMA PGRI 1 PATI

NO

KELAS

JUMLAH

KETERANGAN

1

XII 1PA 1

27

Data Terlampir

2

XII IPA 2

6

Data Terlampir

3

XII IPA 3

5

Data Terlampir

4

XII IPA 4

27

Data Terlampir

5

XII IPS 1

9

Data Terlampir

6

XII IPS 2

6

Data Terlampir

7

XII IPS 3

1

Data Terlampir

8

XII IPS 4

0

9

XII IPS 5

7

Data Terlampir

JUMLAH

88

Mengetahui Pati, 12 Januari 2012

Kepala SMA PGRI 1 Pati Guru BK


Drs. H. Suharto, S.Pd. M.Si. A. Tholabi, S.Ag, S.Pd.


DAFTAR PESERTA TRY OUT SNMPTN TAHUN 2012

SMA PGRI 1 PATI

NO

NAMA PESERTA

PROGRAM IPA/IPS

PILIHAN JURUSAN 1

PILIHAN JURUSAN 2

1

Krisna Yudha

IPA 1

ITB

UNDIP

2

AIK

IPA 1

3

Defilya Nur

IPA 1

4

Lya

IPA 1

5

Aprilia

IPA 1

6

Anita

IPA 1

7

Rizal

IPA 1

8

Ria Lesmana

IPA 1

9

Evi Devi

IPA 1

10

Febri L

IPA 1

11

Dwiana

IPA 1

12

Ferdian

IPA 1

13

Selvy

IPA 1

14

Ismy

IPA 1

15

Indah

IPA 1

16

Ririn

IPA 1

17

Aris

IPA 1

18

Siti Kurnia

IPA 1

19

Siti Khlifah

IPA 1

20

Devi Ayu

IPA 1

21

Rahmad

IPA 1

22

Lia Amel

IPA 1

23

Sudarmono

IPA 1

24

Ahmad

IPA 1

25

Shofiani

IPA 1

26

Mira

IPA 1

27

Faila

IPA 1

28

Sinta Wiranti

IPA 2

29

Arra Yoga

IPA 2

30

Mario Galih

IPA 2

31

Novia Lutfiana

IPA 2

32

Nurul Lya Meliana

IPA 2

33

Sri Mugi Lestari

IPA 2

34

linda aprilianti

IPA3

Pend. B. Inggris UNNES

Kebidanan UNS

35

Resti Ekoeati

IPA 3

Pend. Kimia UNNES

-

36

Sugiyanti

IPA 3

Pend. MMT UNNES

Pend TIK UNNES

37

Devi Risa

IPA 3

Pend TIK UNNES

Pend. Bhs Jepang UNNES

38

Ovia Prikawati

IPA 3

PGSD UNNES

-

39

Firda Puji Lestari

IPA 4

40

Lisa Puspitasari

IPA 4

41

Ovita Dahlia S

IPA 4

42

Ismalia Riski

IPA 4

43

Djuwita R

IPA 4

44

Fatiha Rahma

IPA 4

45

Tika Ratna S

IPA 4

46

Ali Ahmadi

IPA 4

47

Naufal Ghani

IPA 4

48

Dedy S

IPA 4

49

Septi Arum

IPA 4

50

Wahyu Indri

IPA 4

51

Diajeng Hpy HP

IPA 4

52

Novi R

IPA 4

53

Sri Murtini

IPA 4

54

Riang A

IPA 4

55

Syafira

IPA 4

56

Dyah TriS

IPA 4

57

Hanif R.F

IPA 4

58

Siti Nur A

IPA 4

59

Anita Nurida

IPA 4

60

Arma Kharisma

IPA 4

61

Aprilia Kusuma

IPA 4

62

Febri S

IPA 4

63

Ayu Tri

IPA 4

64

Andi Antika

IPA 4

65

Lilis S.W.

IPA 4

66

Ruhaini Intan Hasanah

IPS 1

Ilmu KOmunikasi UNDIP

Pend. B. Inggris UNNES

67

Alfu Laila Fiafifah

IPS 1

Ekonomi Pembangunan Undip

Sastra Inggris Undip

68

Nurlaili Monita Arti

IPS 1

PGSD UNNES

Ekonomi Pembangunan UNNES

69

Ummi Salamah

IPS 1

Komputer akuntansi UM

-

70

Rani Zalzana Laila Putri

IPS 1

71

Indi Annisa P

IPS 1

PGSD UNY

UNDIP

72

Era Setiawati

IPS 1

PGSD UNNES

Akuntansi UNNES

73

Tika Aprilia

IPS 1

PGSD UNNES

Ekonomi UNNES

74

Ari Rahmayanti N

IPS 1

Pen. Otomotif UNY

HUKUM UNS

75

Fitria Nur Afdlila

IPS 2

PGSD UNS

PGSD UNY

76

Fatin Afifah

IPS 2

PGSD UNNES

PGMI UIN

77

Damalia Ria Liana

IPS 2

PGSD UNNES

TI UNNES

78

Adimas Aditya

IPS 2

TI UNS

TEKNIK SIPIL UNS

79

Ahmad Thoifurrohim

IPS 2

TI UNNES

80

Muhammad Iqbal R

IPS 2

PSKOLOGI UGM

BROCASTING UGM

81

Dwi Suci Irawati

IPS 3

PGSD/UNNES

Administrasi UNS

82

Irfa Nurin Nuha

IPS 5

Hukum Undip

Hukum UGM

83

Putar Mahardika

IPS 5

Hukum Undip

Hukum UGM

84

Putri Oktaviani

IPS 5

Pend. B. Inggris UNNES

Sastra Inggris Undip

85

Ima Diantanti

IPS 5

P. Ekonomi UNNES

P. Akt Unnes

86

Angga Eka

IPS 5

P. Ekonomi UNNES

Ekonomi Akt Undip

87

Muhammad Arifin

IPS 5

Teknik Sipil /Polines

STAN

88

Lucia Tyba N

IPS 5

Ilmu Komunikasi Undip

Akuntasi Undip